Thursday, December 18, 2008

WORKSHOP: MENCIPTA KARAKTER UNIK

Workshop ini berguna untuk melatih kita membuat karakter yang lebih hidup, sekaligus menguji apakah tokoh rekaan kita itu sudah cukup realistik atau unik, atau masih perlu dikembangkan.

Sekilas Mengenai Jenis Karakter

Karakter manusia terbagi empat tipe. Ada yang bilang tipe sanguinisphlegmatickolerik, dan melankolis, ada yang melambangkan dengan AnginTanahApi dan Air. Mari kita permudah dengan menyebut tipe itu sebagai Si AkuntanSi KalemSi Nekat dan Si Cerewet.

Si Akuntan: pendiam, kaku, lamban namun telaten.
Si Kalem: kalem dan kurang populer; hampir tidak punya musuh.
Si Nekat: inisiatif tinggi, suka tantangan dan sorotan.
Si Cerewet: suka mengobrol, moody, tidak bisa diam.

Apa saja tokoh-tokoh yang termasuk berkepribadian si  Akuntan?







Apa saja tokoh-tokoh yang termasuk berkepribadian si  Kalem?
Apa saja tokoh-tokoh yang termasuk berkepribadian si  Nekat?




Apa saja tokoh-tokoh yang termasuk berkepribadian si  Cerewet?








Sosok karakter yang "dalem" itu sebaiknya memiliki ketiga hal berikut:
  • Tujuan Hidup
  • Ciri Fisik yang unik
  • Gaya bicara yang berbeda
Apa saja contoh karakter yang memiliki tujuan hidup yang jelas?


Conan-> Bertujuan untuk membongkar mafia yang menyebabkan tubuhnya menciut.
Mat Som -> Penulis paruh waktu dengan penghasilan pas-pasan, suatu hari ditelpon ayahnya untuk segera menikah dengan teman di masa kecilnya, yang kini sudah sukses bekerja pada sebuah bank terkenal.
Doc Oct (versi Layar Perak)-> Bertujuan untuk menyelesaikan risetnya, walaupun harus menghalalkan segala cara.
Peter Parker -> Bertujuan membasmi kejahatan, setelah pamannya terbunuh oleh kecuekannya pada penjahat kelas teri.

Manakah karakter yang memiliki ciri fisik unik?





Manakah karakter yang memiliki gaya bicara yang berbeda?





Bagaimana dengan konflik?
Konflik adalah penghalang si karakter dalam mencapai tujuan utama. Bisa berupa musuh bebuyutan, atau sekadar nasib sial belaka.

Oke, penjelasan mengenai karakter sudah beres, mari kita mulai workshopnya!

  1. Buat/ ambil tiga karakter milikmu, sebaiknya masing-masing tokoh dibuat dengan tujuan hidup berbeda, ciri fisik berbeda, suku-agama-ras berbeda, logat bicara berbeda, dan budaya berbeda (contoh yg baik: sinetron suami-suami takut istri, Serial The Simpsons) Waktu: 15 Menit 
  2. Taruh ketiga karaktermu dalam setting cerita berikut:”Ketiga tokoh berada dalam perjalanan udara dengan pesawat adam air” (buat dalam sketsa cepat selama 15 menit, sebanyak empat panel)
  3. Dilanjutkan dengan adegan ”Terjadi turbulensi pada kapal! Penumpang mulai panik!” (sama, buat dalam empat panel selama 15 menit juga)
  4. Lalu tiba-tiba muncullah ”pramugari berkumis tipis menenangkan penumpang” (15 menit, empat panel)
  5. Kemudian ”sekelompok orang bertopeng dan bersenjata menyandera pramugari tersebut”(15 menit, empat panel)
  6. Mendadak ”Terjadi ledakan pada  sayap kanan pesawat” (15 menit, empat panel)
  7. Lalu”ponsel salah seorang tokoh berbunyi, membuatnya teringat akan kejadian masa lalu” (Dari sini cerita dibuat penyelesaiannya dengan sekreatif mungkin)
Workshop Selesai! Bandingkan karyamu dengan teman-teman lain. Minta pendapat mereka tentang karakter buatanmu. 
Apakah terasa perbedaan karakter satu dan yang lainnya? 
Bagaimana dengan gaya bicaranya? 
Apakah latar belakang budaya/pergaulan/suku/agama/ras/dll turut berperan dalam kehidupan tokohmu dan interaksinya dengan tokoh lain?
Coba untuk menghilangkan satu tokoh dari cerita tadi, apakah masih relevan? Jika ya, maka sebaiknya karakter tadi diberi peran yang menentukan jalan cerita, atau dibuang sama sekali. Sebuah karakter harus memiliki arti dalam sebuah cerita, sekecil apapun artinya. Samwise Gamgee (Lord of The Rings) hanyalah seorang pelayan, tapi tanpa kehadirannya, Frodo tidak dapat berhasil. Demikian juga dengan Neville Longbottom (Harry Potter) dan C3P0 (Star Wars). Tidak menonjol dalam satu cerita bukan berarti tidak penting.
Tapi dalam latihan tadi, hanya cerita pendek, jadi besar kemungkinan karakter tidak terlalu berperan. Tidak apa-apa, untuk mematangkan karakter, tempatkan tokoh itu dalam berbagai setting dan masalah. Adu konflik dengan karakter lain. Lakukan terus.

Mungkin sampai sini dulu. Semoga apa yang saya bagikan hari ini bisa jadi bahan untuk berlatih.

workshop ini bertujuan untuk melatih, bukan membocorkan soal ujian. 
Kembangkan apa yang kamu dapat hari ini, jangan berhenti setelah workshop ini beres.

Komentar dan saran silakan dilayangkan ;)

Bibliografi:
Making Comics, Scott Mccloud,
Personality Plus, Florence Litteur,
Four Elements of Success, Laurie Beth Jones.

5 comments:

Anonymous said...

Keliatannya seru. Gua sependapat dalam komik yang pendek karakternya mungkin belum terlalu berperan. Jadi tujuan workshop-nya memantapkan karakter ya?

Andika

Erick S. said...

Iya, workshopnya utk latihan dasar aja. Pengembangan karakter memang engga bisa dalam sehari-dua hari.


btw kenapa sekarang selalu muncul pake anonymous? kenapa engga sexgod lagi?

sukartoen said...

Infonya lumayan buat nambah ilmu mas...monggo dilanjut mas

Brahm said...

Siiip, nambah pengetahuan. Dan kupikir latihan ini bisa dimodifikasi buat media selain komik juga.

Erick S. said...

Silakan dimodifikasi, toh ini tujuannya dimuat he he he.